RSS
periksalah buku kenanganmu kemarin. dan kamu akan tahu bahwa kamu masih berhutang kepada manusia dan kehidupan. -pepatah-

MEMAAFKAN MASA SILAM



Bukankah kekecewaan itu satu realitas yang harus diterima seperti halnya aku menerima kebahagiaan?
Aku ingin punya satu harapan lagi! kenapa harus cemas? kenapa mesti takut?
Pesimisme memang lebih gampang ketimbang optimisme. sebagaimana kemungkinan ku untuk merasakan kekecewaan lebih besar daripada menerima kebahagiaan.
ketika aku bertanya apa yang sebenarnya terjadi di masa silam, tiba2 aku sadar bahwa kemenangan itu ternyata bisa begitu panjang.
kegagalan ku untuk memaafkan, kesediaan ku untuk mengakui dendam, adalah bukti bahwa manusia bukanlah hakim yang terakhir.

Lalu apa sesungguhnya arti hidup? memang, kehidupan takkan berakhir dengan kebahagiaan yang lengkap, manusia takkan menemukan jati dirinya tanpa ada suatu cacat.
seseorang tak ada yang mutlak besar pikirannya dan benar tindakannya, sebagaimana seseorang tidak ada yang mutlak kerdil otaknya dan bejat perilakunya. aku akan jadi miskin hati kalau tidak mau merelatifkan kesalahan dan kebenarannya.

GOD IS WATCHING US. GIVE HIM A GOOD SHOW. Tuhan tidak pernah tidur, akankah aku terus melakukan tindakan - tindakan yang tidak berguna? pada titik ini memang sering terjadi pertentangan batin. tapi toh aku tidak lantas lari meninggalkan gelanggang. semua orang pasti pernah mengalami frustasi, kecewa, bosan dan lelah dalam menjalani bagian hidupnya.

Aku tau, perjalanan seribu kilometer harus di mulai dengan ayunan langkah pertama, dan ayunan langkah pertama itu hampir tidak memerlukan usaha, yang penting ialah kemauan untuk memulainya. Manusia sejati harus mencapai ujung terowongan. dan aku masih punya acuan nilai yang bernama kitab suci. "MANUSIA SEJATI HARUS SAMPAI".
I can do it :)


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar